Minggu, 17 Oktober 2010

Materi PAI

Aqidah

Sesuatu yang mengharuskan hati membenarkannya, membuat jiwa tenang, dan menjadi kepercayaan yang bersih dari kebimbangan dan keraguan, aqidah Islam dalam al-Qur’an disebut Iman

FUNGSI DAN PERANAN AQIDAH

1. Menuntun dan mengembangkan dasar ketuhanan yang dimiliki manusia
2. Memberikan ketenangan dan ketentraman jiwa
3. Memberikan pedoman hidup yang pasti

TINGKATAN AQIDAH

1. Taqlid
2. Yakin
3. ‘Ainul yakin
4. Haqqul yakin

Ibadah : Penghambaan seorang manusia kepada Allah sebagai pelaksanaan tugas hidup selaku makhluk.
1. Ibadah mahdhah (ibadah khusus)
2. Ibadah ghairu mahdhah (ibadah umum)

Perintah beribadah
 وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ ﴿٥٦﴾
 056. Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka (beribadah) menyembah-Ku.

Selasa, 05 Oktober 2010

sawahku

Ketika sawah di desaku masih terhampar luas dan belum berganti dengan ladang tebu, sawah itu mengajari kami bagaimana saling tolong menolong, di sawah itu pun kami masih bisa berbagi dengan burung-burung pipit yang memunguti bulir-bulir padi saat setelah panen tiba. Para orang dewasa, anak-anak baik laki-laki maupun perempuan, semua berbaur menjadi satu bahu-membahu saling membantu memanen padi.
Para wanita dengan cekatan memainkan ani-ani dan memotong satu-persatu batang padi yang sudah mulai merunduk karena beban buliran padi yang begitu padat, diantaranya ada yang sambil bersenandung menyanyikan kidung jawa yang syarat dengan makna kehidupan. Sebagian yang lain sambil bercanda dan bercerita tentang keperkasaan suami mereka semalam dan tentang kenakalan anak-anak mereka yang lucu-lucu.
Para bapak mengumpulkan batang-batang padi yang telah dipotong dan mengikatnya dalam satu kesatuan yang bersusun rapi, lalu meletakkannya pada sebatang bambu pada kedua ujungnya. Bambu itu berfungsi sebagai alat untuk memikul. Orang di desaku menyebutnya pikulan. Sambil mengikat padi-padi tersebut sebagian mereka menghisap rokok kretek yang mereka buat sendiri dari racikan tembakau dan sedikit ditaburi bubuk kemenyan, sehingga ketika asap yang dihisap itu disemburkan aroma kemenyan itu langsung menusuk hidung siapa saja yang ada didekatnya. Meskipun mereka tahu bahwa rokok kelembak menyan, begitu mereka menyebutnya berbahaya bagi pernafasannya mereka tetap setia menghisapnya.
Anak-anak tampak berlarian ditengah-tengah sawah sambil sesekali berteriak saling mengejek dan penuh canda tawa. Mereka membuat seruling dengan menggunakan batang padi, ada juga yang membuat mainan berbentuk wayang dan kitiran, tampak wajah ceria mereka yang tidak pernah tahu bahwa kelak ketika mereka dewasa sawah itu telah berubah menjadi perumahan atau gudang-gudang perusahaan.
Tetapi setelah sawah itu berubah menjadi ladang tebu yang dikontrak oleh pabrik gula, ladang tebu itu mengajari kami mencuri, tebu-tebu itu membuat kami bersaing untuk mencuri dan tidak tertangkap oleh pak mandor yang menjaga tebu-tebu tersebut.

Jumat, 04 Juni 2010

PELATIHAN MULTI MEDIA

PELATIHAN MULTI MEDIA KERJASAMA UM LAMPUNG DENGAN SEAMEO SEMOLEC

Sabtu, 01 Mei 2010

Renungan surat Al-Jumuah

مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَارًا بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآَيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang dzalim.

Sama halnya dengan orang-orang Islam yang tidak mau membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur'an adalah seperti keledai.

Minggu, 17 Januari 2010

Kewajiban menuntut ilmu

Perintah Mencari Ilmu
Al Qur’an sebagai sumber pertama dari ajaran Islam telah memerintahkan, agar
setiap pemeluknya mempelajari ilmu pengetahuan. Telah kita ketahui semua,
bahwa ayat pertama yang diturunkan adalah ayat yang menyangkut tulis baca.
Tulis baca adalah sebagai salah satu alat untuk memperoleh ilmu pengetahuan
(Q.S. Al Alaq: 1-5).
Ayat yang pertama dengan jelas memerintahkan, supaya belajar membaca.
Kemudian setelah itu dianjurkan mencari ilmu pengetahuan yang dinyatakan
dengan suatu isyarat yang disebutkan pada ayat yang kedua, yaitu ilmu hayat yang
membicarakan tentang kejadian manusia. Sebelum melangkah ke dunia luar,
manusia harus mempelajari kejadian dirinya lebih dahulu. Ayat ketiga dan
keempat mempertegas lagi tentang perintah membaca dan menulis. Setelah tahu
tulis baca, orang akan memperoleh pengetahuan sebagaimana dijelaskan pada ayat
yang kelima.
Ayat yang membicarakan tentang ilmu dalam Al Qur’an tidak kurang dari 580
tempat. Hal ini menunjukkan, bahwa betapa pentingnya ilmu itu. Agama Islam
benar-benar menempatkan ilmu itu pada tempat yang terhormat. Sebagai bukti
nyata adalah wahyu yang pertama yang diturunkan bukan ayat yang berhubungan
dengan ibadat shalat, puasa, menunaikan zakat, naik haji, dan kewajibankewajiban
lainnya, tetapi justru ayat yang berhubungan dengan baca tulis
sebagaimana dikemukakan di atas. Di samping itu kita lihat pula, bahwa Tuhan
menjadikan ilmu itu menjadi sifat-Nya yang diulang-ulang dalam Al Qur’an, tidak
kurang dari 162 kali.
Di dalam ajaran Islam orang yang memiliki ilmu diberikan derajat lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak berilmu, bahkan orang berilmu dibedakan dengan orang yang tidak berilmu. orang yang memiliki ilmu di dalam bahasa Arab disebut dengan istilah 'alim jamaknya ulama.
Perintah memunutut ilmu bahkan lebih ditekankan daripada berperang pada masa rsulullah, sehingga orang yang menuntut ilmu ketika gugur disebut syahid.Tetapi semuanya itu harus dilandasi dengan keimanan.

Akhlaq terhadap manusia

Akhlak Terhadap Diri Sendiri
a. Memelihara harga diri
b. Bersikap
c. Keperwiraan
d. Tidak rakus tetapi tetap ada kesungguhan
e. Menjauhkan diri dari riya
f. Menjauhkan diri dari ujub
g. Menjauhkan diri dari takabur
h. Menjauhkan diri dari kemashuran untuk mendapatkan pujian
i. Menjauhkan diri dari dari bermuka dua
j. Jangan kikir (ilmu, tenaga maupun harta)
k. Jangan mempunyai sifat iri dengki
l. Jangan lekas berputus asa
m. Selalu gembira dan penuh harapan
n. Gemar kepada kemajuan
o. Selalu berkata jujur
p. Selalu mengharapkan tuntunan Tuhan agar menjadi manusia yang baik dan
bermanfaat

Rabu, 06 Januari 2010

catatan Perjalanan

perjalanan ini diawali dari sebuah kota yang berjuluk"kota tapis berseri" menuju kota-kota yang yang berada di pulau jawa, sebutlah kota Merak, yang pertama kami lewati, kota di penghujung barat pulau jawa ini memiliki pelabuhan yang menjadi jantung penghubung antara pulau jawa dan sumatra.Perjalanan dengan membelah kota-kota di pulau jawa terasa sangat singkat, karena sarana jalan begitu lebar dan mudah untuk dilalui.